Temukan satwa endemik dan megafauna laut: monyet Togean, kepiting kelapa, penyu, dugong, dan lainnya di habitat asli mereka — dari terumbu, hutan, hingga pantai.
Masih Liar
Tidak ada suaka margasatwa. Tidak ada cagar alam. Tidak ada pagar. Satwa liar di sini tidak pernah dikelola atau dipindahkan. Mereka hidup di tempat yang sudah menjadi rumah mereka sejak dulu — karena pulau-pulau ini dibiarkan apa adanya.
Perjumpaan Tak Terduga
Alam yang menentukan ceritanya. Snorkeling pagi bisa berubah jadi berenang bersama penyu, atau jalan-jalan di hutan bisa mempertemukan Anda dengan tarsius. Kami menyesuaikan diri dengan apa yang alam tawarkan.
Kondisi Terbaik
Satwa liar hadir sepanjang tahun. April hingga Oktober menawarkan peluang terbaik untuk melihat dugong dan lumba-lumba. Jalan malam paling seru setelah hujan — saat itulah lantai hutan hidup kembali.
Perlu Diketahui
Selalu dari jarak yang menghormati. Tidak ada pemberian makan. Tidak ada pengejaran. Kesabaran adalah kunci — pemandangan terbaik datang bagi mereka yang sabar menunggu.
Dalam Momen
Cuplikan dari perjalanan







.webp)







.webp)
.webp)